• Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
Koran Properti
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
No Result
View All Result
Home Liputan Utama

Maruarar: Rumah Gratis Buat Rakyat, Begini Respon Pengembang dan Peringatan Keras Satgas Perumahan

Wawan Kuswandi by Wawan Kuswandi
October 30, 2024
in Liputan Utama
3
Menteri PKP

Maruarar Sirait, Alexander Tedja, Hashim Djojohadikusumo, Budiarsa Sastrawinata. (Foto: Ist/Desain KoranProperti.com)

FacebookXLinkedInWhatsApp

Pembangunan rumah gratis bagi rakyat, direncanakan akan dibangun pihak swasta dengan menggunakan dana CSR.

KoranProperti.com (Jakarta) – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyumbangkan lahan seluas 2,5 hektar miliknya di Tangerang, untuk dibangun rumah rakyat dan akan dibagikan secara gratis kepada warga berpenghasilan rendah di wilayah tersebut.

“Rencananya 10 November 2024 mendatang, akan dilakukan groundbreaking rumah rakyat gratis di Tangerang,” ujarnya, Selasa (29/10/2024). Untuk membangun rumah tersebut, Menteri Ara akan menggandeng pengembang Agung Sedayu.

Menteri Ara juga mengajak pihak swasta untuk terlibat secara aktif dalam program rumah rakyat. “Kalau saya pribadi, maunya rumah-rumah itu diberikan secara gratis untuk rakyat,” ucapnya.

BACA INI: Ngomong Ekosistem Perizinan, Begini Komentar Ketua REI Buat Menteri Perumahan Maruarar Sirait

Dalam acara Diskusi Program 3 Juta Rumah di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum, Senin (28/10/2024), Menteri PKP mengatakan, pembangunan rumah rakyat dari pihak swasta akan menggunakan dana CSR.

Konglomerat Dilarang Bangun Rumah Rakyat

Merespon rumah gratis bagi rakyat dan penggunaan dana CSR yang disampaikan Menteri PKP,  Pendiri pengembang PT Pakuwon Jati Tbk, Alexander Tedja menjawab, pihaknya harus mempelajari hal tersebut dengan timnya terlebih dahulu.

“Saya butuh waktu untuk mempelajarinya, tidak bisa terburu-buru. Banyak hal yang harus dipertimbangkan, dan ini cukup menantang” kata Alexander di sela-sela acara diskusi itu.

Sementara itu, Direktur PT Ciputra Development Tbk, Budiarsa Sastrawinata menuturkan, terkait menyumbangkan tanah dalam bentuk Corporate Sosial Responsibility atau CSR dan rumah gratis bagi rakyat, pihaknya akan melihat lebih dulu, bagaimana proses dan mekanismenya.

“Kita baru dengar, kita lihat dulu bagaimana programnya, apakah sudah siap semuanya?” Tanya Budiarsa.

Menteri PKP
Rumah Rakyat. (Foto: Ist)

Di sisi lain Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo sudah mengingatkan dengan keras sebelum Kementerian Perumahan dibentuk bahwa proyek 3 juta rumah rakyat yang dicanangkan Presiden Prabowo, akan dipercayakan kepada UMKM, koperasi, dan BUMDES.

BACA INI: Anggaran Kementerian Perumahan Rp51 Triliun, Konglomerat Dilarang Bangun Rumah dan Apartemen

Hal ini, menurut Hashim, bertujuan untuk menciptakan kelas menengah baru yang saat ini berkurang 9 juta orang.

“Perusahaan kontraktor, konglomerat, dilarang keras untuk masuk ke bidang ini,” tegas Hashim di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2024) lalu.

Berdasarkan pernyataan di atas, masih terdapat perbedaan visi dan misi antara pengembang, Kementerian PKP dan Satgas Perumahan, terkait pembangunan rumah gratis bagi rakyat. Perlu ada komunikasi dan dialog terbuka secara intens, diantara tiga instansi di atas, untuk mencari solusi terbaik dalam mewujudkan pembangunan rumah rakyat.

Simak dan ikuti terus perkembangan berita dan informasi seputar dunia properti dan bahan bangunan melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda selalu update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.

Hotline Redaksi 0812 8934 9614

 

 

FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: Agung SedayuAgung Sedayu GroupAlexander TedjaBudiarsa SastrawinataCiputra GroupCSRHashim DjojohadikusumoKementerian PKPKoranproperti.comLiputan UtamaMaruarar SiraitMenteri Perumahan dan Kawasan PermukimanMenteri PKPPakuwon Jati GroupPrabowo SubiantoPresiden PrabowoPropertiPT Ciputra Development TbkPT Pakuwon Jati TbkREIRumah RakyatRumah Rakyat GratisSatgas PerumahanSugianto KusumaWawan Kuswandi
Previous Post

Nyari Rumah di Depok? Nih Hunian Ecogreen Buat Masyarakat Urban

Next Post

Hore…!!! Sekarang MBR dan Milenial Bisa Beli Rumah, Hunian Ini Harganya Rp80 Jutaan

Next Post
Rumah

Hore…!!! Sekarang MBR dan Milenial Bisa Beli Rumah, Hunian Ini Harganya Rp80 Jutaan

Please login to join discussion
  • Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir

© 2024 Koran Properti

No Result
View All Result
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
Hotline : (+62) 812 8934 9614
Email : redaksi@koranproperti.com

© 2024 Koran Properti